*MAGELANG* – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Kabupaten Magelang melangsungkan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang pada Selasa (8/9/2026). Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan kegiatan *Islamic Youth Festival* (IYF) sekaligus memperkuat kolaborasi antara JSIT dan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Bapak Drs. Wisnu Argo Budiono, M.M. menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi kepada JSIT atas inisiatif penyelenggaraan IYF. Beliau menaruh harapan besar agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan mengusung sistem kompetisi yang sehat.
"Harapannya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh SIT saja, tetapi bisa merangkul sekolah lain baik negeri maupun swasta yang ingin bergabung," ungkap Kepala Dinas. Beliau juga berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit murid berprestasi yang kelak bisa mewakili Kabupaten Magelang hingga ke tingkat pusat. Mengakhiri arahannya, beliau mendoakan agar JSIT semakin solid dan ngrembaka (terus berkembang), acara IYF bisa berjalan aman terkendali, lancar, dan barakah.
Senada dengan Kepala Dinas, Sekretaris Disdikbud (Sekdin), Bapak Amirudin Zuhri, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa pertemuan dan silaturahmi semacam ini sangat bermanfaat. Menurut beliau, JSIT memiliki peran strategis dalam membentuk karakter manusia yang seutuhnya. Sekdin mendorong agar kolaborasi, koordinasi, dan kerja sama antara JSIT dengan Disdikbud semakin sering dilakukan, mengingat kemajuan JSIT akan berbanding lurus dengan tugas kedinasan. "JSIT semakin maju, Dinas semakin terbantu," tegasnya.
Dalam diskusi tersebut, Bapak Sujoko, S.Pd. selaku Kasi Kurmintu (Kurikulum dan Penjaminan Mutu) Bidang SMP turut memberikan sejumlah arahan strategis. Beliau mendorong perbanyakan kegiatan yang berfokus pada pengembangan karakter murid. Agar gaung prestasi daerah semakin terdengar, beliau mengimbau agar dokumentasi kegiatan selalu diunggah ke Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). "Ini penting agar bisa mengangkat nama Kabupaten Magelang di tingkat nasional. Semakin banyak sekolah yang bergabung dalam kegiatan seperti ini, tentu semakin bagus," ujarnya.
Lebih lanjut, Bapak Joko berpesan agar seluruh kegiatan diadministrasikan dan didokumentasikan dengan rapi sehingga dapat mempermudah proses Penerimaan Murid Baru (PMB) di jenjang berikutnya. Terkait dengan kompetisi yang akan digelar, beliau menyarankan agar apresiasi kemenangan tidak diberikan dalam bentuk medali emas, perak, atau perunggu, melainkan langsung berstatus Juara 1, 2, dan 3 agar sertifikatnya lebih bermanfaat secara administratif bagi para siswa.
Turut menambahkan, Bapak Sudaryanto sebagai Perwakilan Bidang SD Disdikbud Kabupaten Magelang menyampaikan apresiasi khusus kepada JSIT Daerah yang akan menggelar perlombaan. Beliau memastikan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dan sertifikat kejuaraan nantinya akan berstatus "mengetahui Disdikbud", sehingga memiliki nilai tambah yang resmi dan diakui.
Audiensi ini menjadi langkah positif bagi JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Magelang dan Disdikbud untuk terus bersinergi memajukan pendidikan yang inklusif, berprestasi, dan berkarakter unggul. (JK3)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar